Garistepi's Blog-Let's STUdy BIOLOGY



Penerapan Pembelajaran Kooperatif STAD (Student Teams-Achievement Division) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Prestasi Belajar Siswa Kelas X-A MAN I Malang pada Pokok Bahasan Pencemaran Lingkungan

ABSTRAK

Prilatama, Aris. 2008. Penerapan Pembelajaran Kooperatif STAD (Student Teams-Achievement Division) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Prestasi Belajar Siswa Kelas X-A MAN I Malang pada Pokok Bahasan Pencemaran Lingkungan. Skripsi, Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Triastono Imam Prasetyo M.Pd, (II) Dra. Hawa Tuarita M.S

Kata Kunci: Pembelajaran kooperatif model STAD, aktivitas belajar, prestasi
belajar

Berdasarkan hasil observasi dan diskusi dengan siswa dan guru bidang studi biologi kelas X-A MAN I MALANG, pada bulan Maret sampai April, diketahui bahwa keadaan pembelajaran yang dilakukan cenderung menoton, guru sering menggunakan metode ceramah atau merangkum. Selain itu, siswa cenderung pasif dalam belajar. Kemampuan akademik siswa tergolong rendah, dari 33 siswa yang ada hanya 51,52% yang tuntas belajar. Hal ini menunjukkan masih banyak siswa yang masih belum mencapai SKBM (Standar Ketuntasan Belajar Minimal) yang ditentukan oleh sekolah. Selain itu, guru jarang menerapkan pembelajaran kooperatif dalam pengajaran di kelas, masih cenderung menggunakan metode ceramah.
Penelitian ini menerapkan pembelajaran STAD yang tahapan pembelajarannya: 1) Penyajian kelas, 2) Belajar kelompok, 3) Tes atau kuis, 4) Skor peningkatan individu, dan 5) Penghargaan kelompok. Pada pembelajaran ini siswa diorganisasikan dalam bentuk kelompok kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembelajaran model STAD dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
Penelitian ini merupakan jenis Penelitian tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri atas lima tahap, yaitu: perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi tindakan. Penelitian ini dilakukan pada kelas X-A MAN I MALANG yang dilaksanakan pada tanggal 19 April sampai 9 Juni 2008. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah: lembar observasi aktivitas guru, lembar aktivitas siswa, angket respon siswa, soal tes, dan catatan lapangan.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa penerapan pembelajaran kooperatif model STAD dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Pada siklus I aktivitas belajar siswa 79,37% (B), sedangkan pada siklus II 89,52% (A). Penerapan pembelajaran STAD juga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Skor awal rata-rata siswa sebesar 70,61, skor rata-rata siklus I sebesar 71,55, dan skor rata-rata siklus II 84. peningkatan prestasi ini juga dapat dilihat dari peningkatan jumlah siswa yang mencapai SKBM. Pada data awal siswa yang mencapai SKBM sebesar 51,52%, pada siklus I sebesar 76%, dan siklus II sebesar 90,91%.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: